Komunikasi Edukatif Pimpinan Dayah dalam Seumubeuet sebagai Sarana Meningkatkan Kedisiplinan Santri

Authors

  • Fauzan Fauzan Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Aceh

DOI:

https://doi.org/10.63732/jsmbt.v2i2.160

Keywords:

Komunikasi Edukatif, Kedisiplinan Santri, Pendidikan Pesantren

Abstract

Tradisi seumubeuet merupakan salah satu bentuk komunikasi khas dalam pendidikan dayah yang berfungsi sebagai sarana penyampaian nilai-nilai moral dan kedisiplinan. Meskipun praktik ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan pesantren, namun kajian akademik mengenai komunikasi edukatif pimpinan dayah dalam seumubeuet dan dampaknya terhadap kedisiplinan santri masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komunikasi edukatif pimpinan dayah dalam tradisi seumubeuet sebagai strategi pembentukan kedisiplinan santri. Penelitian dilakukan dengan metode kajian pustaka (library research), yaitu dengan menelaah berbagai literatur yang relevan terkait pesantren, komunikasi pendidikan, dan pembentukan karakter santri. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi edukatif dalam seumubeuet bersifat langsung, kontekstual, dan dilakukan secara berulang sehingga sangat efektif dalam membentuk perilaku disiplin santri. Pimpinan dayah tidak hanya menyampaikan pesan secara verbal, tetapi juga memberikan keteladanan yang memperkuat daya serap nilai-nilai kedisiplinan. Komunikasi ini juga berlangsung dalam nuansa emosional dan spiritual, yang menjadikannya lebih mendalam dan berpengaruh. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa seumubeuet bukan sekadar tradisi informal, melainkan instrumen strategis dalam pendidikan karakter berbasis pesantren. Kontribusi penelitian ini terletak pada upaya memperkaya wacana pendidikan Islam melalui pendekatan komunikasi dan kearifan lokal yang relevan dengan konteks masyarakat pesantren masa kini.

References

Abdullah, F. (2016). Pola Pembinaan Santri melalui Keteladanan Pimpinan Pesantren. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hamid, A. (2021). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Lokal di Dayah Tradisional. Lhokseumawe: Muda Press.

Hasan, M. (2021). Disiplin Santri dalam Perspektif Pendidikan Pesantren. Banda Aceh: Pustaka Nurani.

Ismail, B. (2022). Metode Nonformal dalam Pendidikan Islam. Medan: Pustaka Ulama Nusantara.

Misrawi, Y. (2019). Pendidikan Islam dan Transformasi Sosial. Jakarta: Kompas Gramedia.

Munir, S. (2020). Komunikasi dan Pendidikan Karakter dalam Lembaga Pesantren. Yogyakarta: Pilar Media.

Rahmawati, D. (2020). Komunikasi Interpersonal dalam Pembentukan Moral Santri. Jakarta: Rajawali Pers.

Saiful, S. (2021). Eksistensi Dayah Di Aceh: Peran Dan Kiprahnya Dalam Memajukan Masyarakat. Al-Fathanah, 1(2), Article 2, Oktober. https://doi.org/10.37598/al-fathanah.v1i2

Sulaiman, T. (2017). Strategi Komunikasi Pendidikan di Pesantren Tradisional. Surabaya: Literasi Pesantren.

Yusuf, K. (2019). Etika Komunikasi dalam Lembaga Pendidikan Islam Tradisional. Malang: UIN Maliki Press.

Zamzami, M. (2018). Nilai-Nilai Edukatif dalam Tradisi Seumubeuet di Aceh. Banda Aceh: Yayasan Syafwa Press.

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Fauzan, F. (2023). Komunikasi Edukatif Pimpinan Dayah dalam Seumubeuet sebagai Sarana Meningkatkan Kedisiplinan Santri. Jurnal Seumubeuet, 2(2), 149–157. https://doi.org/10.63732/jsmbt.v2i2.160