Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Santri Di Dayah Jami’ah Al-Aziziyah Samalanga
DOI:
https://doi.org/10.63732/jsmbt.v4i2.208Keywords:
Strategi Guru, Kualitas Belajar, Santri, Dayah, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan kualitas belajar santri di Dayah Jami’ah Al-Aziziyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pimpinan dayah, guru, dan santri, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam meningkatkan kualitas belajar santri dilakukan melalui penerapan metode pembelajaran kitab kuning secara tradisional seperti sorogan, bandongan, dan wetonan, disertai dengan pemberian motivasi belajar, keteladanan guru dalam sikap dan akhlak, serta pengelolaan waktu belajar antara pendidikan formal dan nonformal. Faktor pendukung strategi tersebut meliputi kompetensi dan pengalaman guru, lingkungan dayah yang kondusif, serta dukungan pimpinan dayah. Adapun faktor penghambatnya antara lain perbedaan kemampuan santri, keterbatasan sarana pembelajaran, dan padatnya aktivitas santri. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas belajar santri di lingkungan dayah.
References
Abd. Rasyad Shaleh. (1996). Manajemen pendidikan Islam. PT Al Amin Press.
Abdurrahman, G. (2010). Esensi praktis belajar pendidikan dan profesi pembelajaran untuk sertifikasi guru-dosen. Humaniora.
Amiruddin. (2018). Konsep pendidikan akhlak menurut Mahmud Yunus. Yayasan Madinah Al-Aziziyah.
Arifin, Z. (2012). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, prosedur. Remaja Rosdakarya.
Daulay, H. P. (2007). Sejarah pertumbuhan dan pembaharuan pendidikan Islam di Indonesia. Kencana.
Departemen Pendidikan Nasional. (2002). Kamus besar bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Djamarah, S. B., & Zain, A. (2010). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Ginting, A. (2010). Esensi praktis belajar dan pembelajaran. Humaniora.
Hamalik, O. (2011). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Moleong, L. J. (2000). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2009). Perspektif Islam tentang strategi pembelajaran. Kencana.
Rais, A. (1991). Cakrawala Islam antara cita dan fakta. Mizan.
Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.






