Kebudayaan Kesehatan Islam

Tinjauan Sejarah dan Relevansinya dalam Kesehatan Masyarakat Kontemporer

Authors

  • Asrofik Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Indah Rahmawati Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Akhmad Khusnur Rozak Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Muhammad Amiruddin Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.63732/aij.v2i3.107

Keywords:

Kebudayaan Kesehatan Islam, Ilmuwan Muslim, Keseimbangan Jasmani dan Rohani

Abstract

Kesehatan dalam Islam menekankan keseimbangan fisik, mental, dan spiritual melalui ajaran kebersihan, pola makan sehat, serta pengobatan berbasis ilmu pengetahuan yang didukung oleh kontribusi ilmuwan muslim seperti Ibnu Sina dan Al-Razi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep kebudayaan kesehatan dalam Islam, menelusuri sejarah perkembangannya, serta mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam bidang kesehatan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur deskriptif, dengan kriteria inklusi artikel ilmiah 10 tahun terakhir, buku, atau sumber terpercaya yang relevan dengan topik penelitian dan kriteria eksklusi yang mengandung data usang atau kurang relevan dengan perkembangan terbaru dalam topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebudayaan kesehatan Islam mencakup sistem nilai, norma, dan praktik yang bersumber dari ajaran agama, mulai dari masa Rasulullah SAW yang menekankan kebersihan dan pengobatan herbal, hingga masa Abbasiyah dengan kontribusi besar ilmuwan seperti Al-Razi dan Ibnu Sina. Tokoh-tokoh seperti Al-Zahrawi, Ibn al-Nafis, dan Ibn al-Haytham juga memberikan kontribusi signifikan. Kebudayaan kesehatan Islam merupakan perpaduan ajaran agama, tradisi pengobatan, dan perkembangan ilmu pengetahuan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.

References

Ariesta Setyawati, et al. (2023). Kontribusi Islam dalam Peradaban Dunia. Islamika: Jurnal Agama, Pendidikan dan Sosial Budaya, 17(2), 13–19.

Ashy, M. A. (1999). Health and Illness from an Islamic Perspective. Journal of Religion and Health, 38(3), 241–258. https://doi.org/10.1023/A:1022984718794

Aulia, N., Elshara, A., Uin K.H. Abdurrahman, W., & Corresponding Author. (2024). Integrating Islamic Values and Modern Medical Practices to Enhance Public Health in Muslim Communities. Journal for Science and Religious Studies, 1(2). https://doi.org/10.62446/averroes

Barnessa, L., & Hadiwono, A. (2020). Tempat Kesehatan Holistik di Puri Kembangan. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 2(2), 2041. https://doi.org/10.24912/stupa.v2i2.8568

Budiyanto, B. (2020). Sikap Ilmiah terhadap Urgensi Hadis dalam Pendidikan Agama Islam. Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadist, 3(1), 34–46. https://doi.org/10.35132/albayan.v3i1.83

Eka Nurhayati, & Fitriyana, S. (n.d.). Determinan Kesehatan dalam Perspektif Islam: Studi Pendahuluan. Retrieved from http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/jiks

Hadi, A. (n.d.). Konsep dan Praktek Kesehatan Berbasis Ajaran Islam.

Hafizh Pane, M., Rahman, A. O., & Ayudia, E. I. (2020). Gambaran Penggunaan Obat Herbal pada Masyarakat Indonesia dan Interaksinya terhadap Obat Konvensional Tahun.

Hakim, Abdul, Indrawijaya, Yen Yen Ari, Mutiah, Roihatul, Ma'arif, Burhan, Jati Dharma Dewi, Tanaya, Fauziyah, Begum, Putri Nastiti, Ginanjar, Maulina, Novia, Walidah, Ziyana, Firman Firdausy, Alif, Rizkiah Inayatilah, Fidia, Wijaya, Dhani, Syarifudin, Sadli, Ahmad Muchlasi, Luthfi, Seta Geni, Wisang, Amiruddin, Muhammad, Eni Purwaningsih, Fauziyah, Rahmadani, Nabila and Malik Guhir, Abdul. (2021). Ensiklopedia ilmu farmasi: mengenal dunia pendidikan kefarmasian mulai dari ilmu dasar hingga terapan. UIN Maliki Press, Malang.

Hidayat, H., Amiruddin, M., Haryadi, M. C., Azzahra, N., & Aktifa, A. F. (2022, December). Terapi bekam (hijamah) dalam perspektif Islam dan medis.

Husin, A. F. (2014). Islam dan Kesehatan.

Imron, A., Institut Kesehatan, & Helvetia Medan. (n.d.). Inovasi Medical Tourism. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/377411564

Khoirudin, A. R., Muhammad, T., Nidzom, M. F., Fadillah, I. A., & Arsandi. (2021). Kontribusi Abū al-Qāsim al-Zahrāwī pada Ilmu Kedokteran. NUKHBATUL ’ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam, 7(1), 80–98. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v7i1.318

Layanan Kesehatan dalam Perspektif Islam, Digitalisasi, A. R. P., & Madrah, M. Y. (n.d.). Digitalisasi Layanan Kesehatan dalam Perspektif Islam. Conference on Islamic Studies (CoIS). Retrieved from https://www.beritasatu.com

Listiyana, A., Nashichuddin, A., Mutiah, R., Susanti, N., Toifah, N., Amiruddin, M., ... & Hidayatullah, A. A. (2024). Implementasi Integrasi Islam Dan Sains Dalam Pendidikan Kesehatan.

Mallombasi Arsyad, M., Zain, M., Supardi Usman, A., Hidayat, R. N., & Rama, B. (2024). Ibnu Sina (Avicenna). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1).

Masic, I., Skrbo, A., Naser, N., Tandir, S., Zunic, L., Medjedovic, S., & Sukalo, A. (2017). Contribution of Arabic Medicine and Pharmacy to the Development of Health Care Protection in Bosnia and Herzegovina - the First Part. Medical Archives (Sarajevo, Bosnia and Herzegovina), 71(5), 364–372. https://doi.org/10.5455/medarh.2017.71.364-372

Nasrudin, J. (n.d.). Relasi Agama, Magi, Sains dengan Sistem Pengobatan Tradisional-Modern pada Masyarakat Pedesaan. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama.

Nurhayati, E. (2016). Kesehatan dan Perobatan dalam Tradisi Islam: Kajian Kitab Shahih al-Bukhâri.

Nurlaili Susanti, & Riskiyah, R. (2022). Pendidikan Kedokteran. Journal of Islamic Medicine, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.18860/jim.v6i1.15693

Puspitasari, R. (2022). Pola Hidup Sehat Menurut Al-Qur’an: (Kajian Maudhu’i terhadap Ayat-Ayat Kesehatan). INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan, 8(1), 133–163. https://doi.org/10.55148/inovatif.v8i1.268

Rahmatullah, L. (n.d.). Abu Bakr al-Razi di antara Agama dan Sains. Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam. https://doi.org/10.30595/islamadina.v%vi%i.10278

Risdayatie, D., Indah, I. R., Dewi, K., Firman, J., Utami, R. L., Titalia, Y. S., & Nurjaman, A. R. (2024). Pendekatan Holistik Berdasarkan Ajaran Islam untuk Menanggulangi Krisis Kesehatan Mental di Kalangan Remaja Muslim. Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 2. https://doi.org/10.333/Tashdiq.v1i1.571

Saudi, A., Tbakhi, A., & Amr, S. S. (2007). Arab and Muslim Physicians and Scholars: Ibn Al-Haytham, Father of Modern Optics. Ann Saudi Med, 27. Retrieved from www.saudiannals.net

Shaquille Aufa, E., Firdaus, M. N., & Fadilurrahman, M. A. (2024). Kesehatan Sebagai Ibadah: Mengapa Menjaga Tubuh adalah Bagian dari Keimanan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 4(1), 48–56. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v1i4.121

Susanti, N., & Riskiyah, R. (2022). Pendidikan Kedokteran. Journal of Islamic Medicine, 6(1), 11–20. https://doi.org/10.18860/jim.v6i1.15693

Tumangger, M. (2023). Umar bin Khattab: Tinjauan Sejarah terhadap Dinamika Pemerintahan. Jurnal Syariah dan Hukum, 5.

Warto. (2019). Ibadah dan Kesehatan dalam Perspektif Islam dan Sains.

West, J. B. (2008). Historical Perspective: Ibn al-Nafis, the Pulmonary Circulation, and the Islamic Golden Age. J Appl Physiol, 105, 1877–1880. https://doi.org/10.1152/japplphysiol.91171.2008.-Ibn

Yuliani, A. R., Muhammad, H. Z., Z., K. H., Adrian, A., & Hanif, H. A. (2023). Religius-Rasional Ibnu Sina dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam Kontemporer. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(3), 523–548. https://doi.org/10.14421/njpi.2023.v3i3-10

Downloads

Published

2024-08-30

How to Cite

Asrofik, Rahmawati, I., Rozak, A. K., & Amiruddin, M. (2024). Kebudayaan Kesehatan Islam: Tinjauan Sejarah dan Relevansinya dalam Kesehatan Masyarakat Kontemporer. Ameena Journal, 2(3), 280–297. https://doi.org/10.63732/aij.v2i3.107