Dinamika Ilmu Medis di Era Abbasiyah
DOI:
https://doi.org/10.63732/aij.v3i1.108Keywords:
Abbasiyah, ilmu Kedokteran, Ibnu Sina, Qanun fi al-tibbAbstract
Kemajuan yang dicapai oleh dinasti Abbasiyah pada masa pemerintahan Harun Ar-Rasyid menjadikan zaman ini dijuluki sebagai The Golden Age (Masa Keemasan). Kemajuan dari berbagai berbagai bidang mulai dari pendidikan, ekonomi, dan infrastuktur membuat Dinasti Abbasiyah sangat dihormati dan berkembang pesat. Tak hanya dari itu kemajuan Dinasti Abbasiyah juga terdapat dalam bidang kedokteran dan kesehatan. Dimana pada saat itu muncul ilmuwan-ilmuwan muslim serta dokter-dokter muslim yang keilmuwannya mengenai dunia kesehatan sangat bepengaruh dan masih diterapkan sampai sekarang. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui perkembangan dan kemajuan Dinasti Abbasiyah dalam bidang kedokteran dan kesehatan. Proses pembuatan artikel ini menggunakan metode (Library Research) dengan mengumpulkan sejumlah buku-buku, majalah, jurnal dan sumber yang relevan serta analisis yang mendalam. Ilmu medis sangat berkembang pesat di era Abbasiyah dinama muncul tokoh tokoh dan teknik-teknik kedokteran yang sangat berpengaruh bagi perkembangan ilmu dan teknologi kedokteran dimasa sekarang. Ibnu Sina menjadi pelopor kemajuan ilmu kesehatan dan kedokteran, beliau juga menulis buku Qanun At-Tibb yang menjadi rujukan bagi ilmu kedokteran diseluruh dunia.
References
Abbasiyah, P. D. (2020). Institut Agama Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. Jurnal Ushuluddin Adab Dan Dakwah, 3(1), 49-61.
Amalia, A. R. (2022). Sejarah Peradaban Islam: Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Pemerintahan Dinasti Bani Abbasiyah. Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 10(01).
Daulay, H. P., Dahlan, Z., Matondang, J. A. S., & Bariyah, K. (2020). Masa Keemasan Dinasti Umayyah dan Dinasti Abbasiyah. Jurnal Kajian Islam Kontemporer (JURKAM), 1(2), 72-77.
Fadhillah, N. (2019). Periodisasi Pemerintahan Banu Abbasiyah (Kajian Sejarah Politik). Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 9(2), 227-235.
Hemdi, Y. (2019). Ibnu Sina: Bapak Kedokteran Dunia. PT luxima metro media.
Huda, M., & Mutia, M. (2017). Mengenal matematika dalam perspektif islam. FOKUS Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan, 2(2), 182.
Lindawati, L. (2021). Tujuh Ilmuwan Muslim Perintis Laboratorium Modern. Integrated Lab Journal, 9(2), 80-92.
Mahroes, S. (2015). Kebangkitan Pendidikan Bani Abbasiyah Perspektif Sejarah Pendidikan Islam. TARBIYA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 1(1), 77-108.
Maryam, M. (2011). Perkembangan kedokteran dalam islam. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 6(2), 79-90.
Masrika, M. (2023). PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DI BAGHDAD (ABBASIYAH) DAN ANDALUSIA (UMAYYAH). NIHAIYYAT: Journal of Islamic Interdisciplinary Studies, 2(2), 199-212.
Maula, I., Pambudi, A. S., & Rohmah, Z. (2018). Perkembangan matematika dalam sejarah peradaban islam. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 1, 115-119.
Movitaria, M. A., Ode Amane, A. P., Munir, M., Permata, Q. I., Amiruddin, T., Saputra, E., Ilham, I., Anam, K., Masita, M., Misbah, Muh., Haerudin, H., Halawati, F., Arifah, U., Rohimah, R., & Siti Faridah, E. (2024). Metodologi Penelitian. CV. Afasa Pustaka.
Nurkholiza, Z. F., Saibi, Y. Y., Betha, O. S., Dahlizar, S. S., & Dillasari, E. M. (2024). Pemetaan Komponen Metabolit Sekunder Utama dari Tanaman Berkhasiat terhadap Paru paru menurut Al-Qanun fi at-Tibb 2 karya Ibnu Sina. ALCHEMY: Journal of Chemistry, 12(1), 19-35.
Oktaviyani, V. E. (2018). Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Dinasti Abbasiyah Periode Pertama. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 2(2), 183-193.
Robi'aqalbi, R. (2020). Peran Islam dalam Perkembangan Ilmu Kedokteran. Al-I’jaz: Jurnal Studi Al-Qur’an, Falsafah dan Keislaman, 2(2), 99-122.
Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Sejarah Perkembangan Ilmu Kedokteran Islam. Jakarta: Pustaka Pelajar, 1993.


