Evaluasi Keterampilan Spiritual Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.63732/aij.v2i3.116Keywords:
Keterampilan Spiritual, Pendidikan Islam, Evaluasi, PembelajaranAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan spiritual dalam pembelajaran Pendidikan Islam di perguruan tinggi. Pendidikan Islam di tingkat perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang berlandaskan pada nilai-nilai spiritual. Oleh karena itu, evaluasi terhadap keterampilan spiritual mahasiswa menjadi hal yang esensial untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Penelitian ini mengidentifikasi lima kunci utama dalam pengembangan keterampilan spiritual, yaitu pemahaman agama yang mendalam, pengamalan ibadah yang konsisten, pengembangan akhlak mulia, penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, dan kemampuan untuk refleksi diri dalam konteks spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi keterampilan spiritual dalam pembelajaran Pendidikan Islam di perguruan tinggi memerlukan pendekatan yang holistik, melibatkan metode pembelajaran yang inovatif, serta penguatan peran dosen sebagai pembimbing spiritual. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk peningkatan kualitas pendidikan yang lebih berorientasi pada pembentukan pribadi yang seimbang secara akademis dan spiritual.
References
Ahmadi Abu dan Salimi Noor, Dasar-Dasar Pendidikan Agama Islam, Jakarta : Bumi Aksara,cet.4,2004.
Al-abrasyi,Muhammad Athiyah,Dasar-Dasar pokok Pendidikan islam,Jakarta : Bulan Bintang,190,cet,1.
Akmansyah, Muhammad, Konsep Pendidikan Spiritual ‘Abd AlQadir Al-Jilani, Disertasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2009.
Al Rasyidin. Falsafah Pendidikan Islam; Membangun Kerangka Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Praktik Pendidikan, Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2008.
Arikunto, S. (2019). Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoretik Praktis bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arifin, Samsul. (2024). Profesionalitas Dosen dalam Perguruan Tinggi. Kumparan. Diambil 17 Maret 2024, dari https://kumparan.com/samsul-arifin-shmh/profesionalitas-dosen-dalam-perguruan-tinggi-224P2EnysOJ/full.
Arifin, S., Abidin, N., & Al Anshori, F. (2021). Kebijakan Merdeka Belajar dan Implikasinya terhadap Pengembangan Desain Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 7(1), 65–78.
Bali, M. . (2021). Peran Penting Dosen dalam Proses Pendidikan. 29 Oktober 2021. https://onlinelearning.binus.ac.id/2021/10/29/peran-penting-dosen-dalam-prosespendidikan/
Budiman, Amat. (2017). Pendidikan Anti Korupsi sebagai Pendidikan Akhlak dalam Pendidikan Agama Islam. Pigur: Jurnal Pendidikan Guru, 1(1): 1–13. https://pigur.ejournal.unri.ac.id/index.php/pigur/article/view/5408.
Darwis, Amri. Metode Penelitian Pendidikan Agama Islam: Pengembangan Ilmu Berparadigma Islami. Pekanbaru: Suska Press, 2021.
Dr. Rusman, M.Pd., Pembelajaran Tematik Terpadu Teori, Praktik Dan Penilaian, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta 2015, Hlm. 11.
Harsanto, R. (2007). Pengelolaan Kelas yang Dinamis, Paradigma Baru Pembelajaran Menuju Kompetensi Siswa. Yogyakarta: Kanisius.
Kamila, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Moral dalam Membina Karakter Anak Sekolah Dasar. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 2(5), 321–338.
Majid, A., & Andayani, D. (2005). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Masrufa, B. (2024). Optimalisasi Kurikulum Muatan Lokal Keagamaan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PAI di Sekolah Umum. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 13(1), 102–111.
Movitaria, Mega Adyna, Ade Putra Ode Amane, Muhammad Munir, Qurnia Indah Permata, Teungku Amiruddin, Edriagus Saputra, Ilham Ilham, et al. Metodologi Penelitian. Sumatera Barat: CV. Afasa Pustaka, 2024.
Santoso, D. (20 Mei 2011). Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi. Diakses 2 September 2013 dari http://suaraguru.wordpress.com/2011/05/20/pendidikan-karakter-di-perguruan-tinggi.

