Komunikasi Beradab dalam Perspektif Al-Qur'an: Analisis Nilai-Nilai dan Prinsip-Prinsip
DOI:
https://doi.org/10.63732/aij.v2i2.123Keywords:
Komunikasi Beradab, Al-Qur'an, DakwahAbstract
Komunikasi beradab dalam perspektif Al-Qur'an memegangperanan penting dalam membentuk interaksi sosial yang harmonis dan efektif. Artikel ini menganalisis prinsip-prinsipkomunikasi beradab yang terkandung dalam Al-Qur'an, sepertikejujuran, kesantunan, pengendalian diri, hikmah, perdamaian, dan penghargaan terhadap perbedaan. Prinsip-prinsip ini sangat relevan dalam konteks dakwah dan kehidupan sosial, karenadapat memperkuat pesan dakwah dan menciptakan hubunganyang lebih harmonis antara individu, serta membangunmasyarakat yang damai. Dalam komunikasi dakwah, pendekatanyang beradab menjadi kunci untuk menyampaikan pesan Islam secara efektif dan menyentuh hati audiens. Artikel ini juga mengaitkan prinsip-prinsip komunikasi dalam Al-Qur'an denganpraktik komunikasi masa kini, terutama dalam penggunaanmedia sosial, di mana komunikasi beradab sangat diperlukanuntuk menghindari konflik dan menyebarkan kedamaian. Penerapan prinsip-prinsip ini dalam kehidupan sehari-hariberperan penting dalam menjaga etika komunikasi, sertamenciptakan ruang sosial yang inklusif dan penuh pengertian.
References
Al-Qur'an Al-Karim.
Abda, Y., & Zulfikar. (2024). Strategi Komunikasi Politik Ideal bagi Calon Walikota Dalam Pilkada Aceh 2024. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta, 11(2), Article 2. https://doi.org/10.54621/jn.v11i2.900
Amiruddin Abdullah. (2023). Istiqamah Seumubeuet Teungku Dayah Dan Implikasinya Terhadap Peningkatan Kompetensi Lulusan Dayah Salafiyah Aceh [Disertasi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry]. https://rgdoi.net/10.13140/RG.2.2.28085.45284
Chairunisa, H., Sahara, S., Karimah, M., Lubis, W. M., Gultom, D. V., & Limayasi, C. N. (2024). Strategi Strategi Komunikasi Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Gen Z. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(5), Article 5. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i5.3146Al-Jabiri, M. A. (2002). Al-Tafsir al-Islami. Beirut: Dar al-Tanwir.
Al-Razi, F. (1999). Mafatih al-Ghayb (The keys to the unseen). Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Hamka. (1999). Tafsir al-Azhar. Jakarta: Penerbit Bulan Bintang.
Mustafa, Z. (2012). Islamic communication: Theory and practice. Kuala Lumpur: Penerbit Universiti Malaya.
Nurcholis, A. (2017). Komunikasi dalam Islam: Konsep dan aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Sya'rawi, M. (2009). Tafsir al-Sya'rawi (The interpretation of Sya'rawi). Cairo: Dar al-Turath.
Wahbah al-Zuhaili, M. (2000). Fiqh al-Islam wa Adillatuh (Islamic jurisprudence and its evidence). Damascus: Dar al-Fikr.
Abu Zayd, N. (1995). Falsafah al-Da’wah al-Islamiyah (The philosophy of Islamic da’wah). Cairo: Dar al-Shuruq.
Muhammad, A. (2015). Komunikasi Islam: Perspektif Al-Qur'an dan Hadits. Jakarta: Kencana.
Muhammad, A. (2015). Komunikasi Islam: Perspektif Al-Qur'an dan Hadits. Jakarta: Kencana.
Mustafa, Z. (2012). Islamic communication: Theory and practice. Kuala Lumpur: Penerbit Universiti Malaya.
Nurcholis, A. (2017). Komunikasi dalam Islam: Konsep dan aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Zubair, S. (2012). Etika komunikasi Islam di era media sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

