Implementasi Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa dalam Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.63732/aij.v2i4.130Keywords:
Implementasi, Permainan Tradisional, Motorik AnakAbstract
Pendidikan anak usia dini adalah suatu hal yang paling mendasar, pada masa ini sering disebut juga masa periode emas (Golden Age). Salah satu penunjang agar proses pembelajaran anak usia dini berlangsung secara efektif adalah dengan menggunakan media pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terdapat beberapa peserta didik yang malas atau tidak bersemangat saat melakukan kegiatan yang berkaitan dalam mengembangkan motorik kasar pada anak. Adapun rumusan masalah yaitu bagaimana mengembangkan keterampilan motorik kasar anak dan peran guru dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui bermain egrang batok kelapa. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui permainan tradisional egrang batok kelapa. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adalah anak-anak sangat antusias dalam bermain permainan batok kelapa, karna prmainan ini juga merupakan sebuah permainan tradisional yang sangat menarik dan salah satu manfaatnya yaitu dapat mengembangkan motorik kasar anak. Dengan adanya permainan ini sangat membantu guru dalam mengembangkan keterampilan motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui bermain egrang batok kelapa.
References
A Husna M. 2009. 100+ Permainan Tradisional Indonesia Untuk Ketangkasan Dan Keakraban, (Jogyakarta: Andi Offset). h.24.
Almanshur Fauzan, Ghony Djunaidi (2012). Metodologi Penelitian kualitatif. JogJakarta: Ar‐Ruzz Media.
Hikmah. 2011. Rancangan Game Tradisional Jawa Egrang Bambu. (Fakultas Sastra UM) h. 15.
Movitaria, Mega Adyna, Ade Putra Ode Amane, Muhammad Munir, Qurnia Indah Permata, Teungku Amiruddin, Edriagus Saputra, Ilham Ilham, et al. Metodologi Penelitian. Sumatera Barat: CV. Afasa Pustaka, 2024.
Mulyasa, Manajemen PAUD, (Bandung: Rosda, 2014), h.16
Munawaroh, H. Pengembangan model pembelajaran dengan permainan tradisional engklek sebagai sarana stimulasi perkembangan anak usia dini. (Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), Tahun 2017). h. 86-96.
Mursid, Belajar dan Pembelajaran PAUD (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018), hlm. 11-12.
Nailil, N. M., Bardan, F., Razali, S. ., Abdullah, A., & Nurhafizah dkk. (2024). Kreatifitas Tutup Gelas Cantik Dari Kain Beledru Di Dayah Putri Muslimat. Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 97-107.
Novitasari Reni, dkk. 2019. Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Bermain Dengan Media Hulahoop Pada Anak Kelompok B PAUD Al-SYAFAQOH Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal Ilmiah Potensia. Vol 4 (1).
Sofia, A., & Fatmawati, N. Pembelajaran motorik kasar melalui permainan sirkuit warna. (Jurnal Pendidikan Progresif, 6 (1), Tahun 2016). h. 17-25.
Titik Suciati, “Jurnal insania”. Meningkatkan antusiasme siswa terhadap kegiatan belajar dan pembelajaran di kelas melalui program literasi membaca, Vol.23. No.2, (2018), hlm. 317.
Wiwik pratiwi. Konsep Bermain pada Anak Usia Dini. (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (Online). Vol 5(2), Tahun 2017). h. 106-117.
Wiyani, A.N. 2015. Manajemen Paud Bermutu. Yogyakarta: Gava Media.

