Dimensi-Dimensi Aksiologis dan Implementasinya dalam Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.63732/aij.v3i2.166Keywords:
Aksiologi, Etika, Estetika, Pendidikan IslamAbstract
Aksiologi merupakan cabang dari filsafat yang secara khusus membahas tentang teori nilai, manfaat, serta segala sesuatu yang dianggap penting dan bernilai dalam kehidupan manusia. Dalam filsafat, aksiologi terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu etika dan estetika. Etika sendiri memiliki dua bentuk penting: Etika Deskriptif, yang menggambarkan perilaku moral sebagaimana adanya dalam masyarakat tanpa memberikan penilaian, dan Etika Normatif, yang menetapkan standar mengenai apa yang seharusnya dilakukan secara moral. Sementara itu, estetika juga terbagi dua, yaitu Estetika Deskriptif, yang berfungsi untuk mendeskripsikan pengalaman manusia terhadap keindahan, serta Estetika Normatif, yang menetapkan tolok ukur atau standar tentang keindahan ideal menurut filsafat. Sumber nilai dalam aksiologi terdiri atas dua unsur utama, yaitu nilai Ilahiyah, yang bersumber dari Tuhan atau wahyu, dan nilai Insaniyah, yang berasal dari pengalaman manusia dalam kehidupan sehari-hari. Karakteristik nilai pun dibedakan menjadi dua, yakni nilai objektif, yang bersifat universal dan tidak tergantung pada persepsi individu, serta nilai subjektif, yang sangat dipengaruhi oleh pandangan pribadi dan pengalaman seseorang. Selain itu, nilai juga diklasifikasikan menjadi nilai absolut yang tidak berubah oleh ruang dan waktu, serta nilai relatif yang bisa berubah sesuai dengan konteks budaya, sosial, dan zaman. Dalam hakikat nilai, dikenal berbagai dimensi seperti nilai kehidupan, nilai kenikmatan, nilai kegunaan, nilai intelektual, nilai etika, nilai estetika, dan nilai religius. Seluruh dimensi nilai yang telah dijelaskan, mulai dari nilai kehidupan, kenikmatan, kegunaan, intelektual, etika, estetika, hingga nilai religius, memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan tujuan utama pendidikan Islam. Hal ini karena pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek kognitif semata, tetapi juga menekankan pembentukan karakter dan kepribadian yang utuh.
References
Abadi, Totok Wahyu. “Aksiologi: Antara Etika, Moral.” Kanal (n.d.). https://ojs.umsida.ac.id?index.php/kanal.
Ali, Mohammad Daud. Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Press, 2013.
Daulay, Haidar Putra. Pendidikan Islam Dalam Perspektif Filsafat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014.
Dkk, I Dewa Gede. Filsafat Ilmu (Dari Pohon Pengetahuan Sampai Karakter Keilmuan Ilmu Hukum). Malang: Madani, 2014.
Hamdy, Mohammad Zainal. “Telaah Kembali Pemahaman Sistem Ketatanegaraan Dalam Islam ( KHILAFAH ) ( Kajian Historis Dan Ideologis Terhadap Gerakan HTI Di Indonesia ).” Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam 11, no. October (2020): 158–172.
Khorofi, Moh. “Dimensi Aksiologi Pendidikan Islam.” IAIN MADURA, n.d.
Khotimah, Indah Husnul. “Dimensi Aksiologis Pendidikan Islam.” Accessed
September 27, 2021. https://www.researchgate.net/publication/329528105. Mahfud. Mengenal Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Dalam Pendidikan Islam. Bawean: STAI Hasan al-Jufri, n.d.
Ningsih, Elok Setia. “Estetika Dan Pendidikan.” IAIN Kediri, 2014.
Rachmat, Aceng. Filsafat Ilmu Lanjutan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011. Rohmaniyah, Istighfaratur. Pendidikan Etika, Konsep Jiwa Dan Etika Perspektif Ibnu
Miskawaih Dalam Kontribusinya Dalam Pendidikan Islam. Malang: UIN Maliki Press, 2010.
Salam, Burhanuddin. Logika Materil Filsafat Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Rineka Cipta, 1997.
Salim, Agus. “Kajian Tentang Aksiologi Pendidikan Islam.” Last modified 2015. https://isabela-agus.com.
Siswanto. Filsafat Dan Pemikiran Pendidikan Islam. Surabaya: Pena Salsabila, 2017.
Suharto, Toto. Filsafat Pendidikan Islam (Menguatkan Epistimologi Islam Dalam Pendidikan). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014.
Surajiyo. Filsafat Ilmu Dan Perkembangannya Di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara, 2007. Ilmu Filsafat Suatu Pengantar. Jakarta: Bumi Aksara, 2014.
Suriasumantri, Jujun S. Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1990.
Susanto, A. Filsafat Ilmu (Suatu Kajian Daam Dimensi Ontologis, Epistimologis, Dan Aksiologis). Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
Tafsir, Ahmad. Filsafat Pendidikan Islami, Integrasi Jasmani, Rohani, Dan Kalbu, Memanusiakan Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2012. “Kompas.” Accessed September 13, 2021. www.kompasiana.com.
“Pengertian-Aksiologi-Aspek-Menurut-Para-Ahli.” Accessed September 13, 2021. https://pendidikan.co.id
Mappasere, S. A., & Suyuti, N. (2019). Pengertian Penelitian Pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian Sosial, 33.
Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 9680–9694.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187


