Komunikasi Antar Jender

Authors

  • Munawir Munawir Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga Bireuen Aceh

Keywords:

Teori, Komunikasi, Antar Jender

Abstract

Banyak penelitian yang telah dilakukan dan dipublikasikan (terutama di Amerika dan Eropa) kepada masyarakat mengenai perbandingan gaya komunikasi antara pria dan wanita, tapi masih kurang mendapat perhatian khusus, karena sebagian besar masyarakat cenderung menganggap bahwa pria dan wanita sejajar dalam hal kemampuan, bakat, dan potensi diri, walaupun secara ilmiah, pria dan wanita memiliki banyak perbedaan, khususnya dalam berkomunikasi. Kajian ini bertujuan untuk menggambarkan peran gender dalam gaya komunikasi pria dan wanita dan perbandingan gaya komunikasi antara dua budaya yang berbeda. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Deficit Theory : Two Culture (Maltz dan Borker), Genderlect Styles Theory (Deborah Tannen), dan Man Are From Mars Vs Woman Are From Venus (John Gray). Dalam kajian ini ditemukan bahwa peran gender pada gaya komunikasi memang tidak dapat sepenuhnya dapat dijadikan alasan perbedaan antara gaya komunikasi pria dan wanita, namun gender telah memberikan kontribusinya melalui proses sosialisasi pada masa pertumbuhan seorang anak laki-laki dan perempuan. Peran lainnya juga dapat tergambarkan melalui adanya seksis dalam bahasa pria dan wanita dari beberapa budaya tertentu. Mengenai perbandingan gaya komunikasi antara dua budaya yang berbeda yakni budaya maskulin (pria) dan budaya feminim (wanita), tidak menunjukkan bahwa cara berkomunikasi pria lebih baik daripada cara berkomunikasi wanita atau sebaliknya. Namun perbedaan gaya komunikasi tersebut dapat diamati berdasarkan pengkategorian-pengkategorian tertentu, seperti perbedaan saat berbicara, pemilihan topic pembicaraan, cara interupsi, penggunaan kata/kalimat tanya, menggunakan cerita dan guyonan, dan kategori-kategori lainnya.

References

Berko, Roy M, Wolvin, Wolvin, 2001, Communicating ; A Social and Career Focus, Newyork, Houghton Mifflin Company

Gray, John, 1997, Men Are From Mars, Women Are From Venus: Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Greene, Robert Lane. 2011. You Are What You Speak: Grammar Grouches, Language Laws, and the Politics of Identity. New York: Delacorte Press.

Griffin, EM, 2006, A First Look at Communication Theory 6thInternational Edition : Singapore, McGrew – Hill Education.

Harding, Sandra and Julia Wood, 2012. Standpoint Theory Perspective; a place in time and space from which to view the world around us.http://users.ipfw. edu/lakes/Standpoint%20Theory.html.

Hartley, Peter, 1999, Interpersonal Communication ; Second Edition, London, Routledge

Holmes, Janet. 1992. An Introduction to Sociolinguistics. London: Longman.

Kuntjara, Esther. 2003, Gender, Bahasa, dan Kekuasaan. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia.

Lakoff, Robin Tolmach. 2004. Language and Woman’s Place: Text and Commentaries. New York: Oxford University Press.

Lakoff, Robin. 1990, Extract from Language and Woman’s Place (New York: Harper

Linda, Thomas & Shan Wareing, 2006, Bahasa, Masyarakat, dan Kekuasaan, Terj. Sunoto, dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Linda, Thomas. 1996, Revolusi Seksual Perempuan: Obstetri dan Ginelogi dalam Tinjauan Islam, Terj. Tim Yayasan Ibnu Sina. Bandung: Mizan.

Mansour, Fakih, 1999, Analisis Gender dan Transformasi Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Mayrani. 2013. Perbedaan Isi Otak Pria dan wanita. http://www.wanitakita.com/ post/read/2718/ini-perbedaan-isi-otakpria-dan-wanita.html.

Nugraheni, Mutia dan Febry Abbdinnah, 2012. “Beda Gaya Komunikasi Pria dan Wanita”http://kosmo.vivanews.com/news/read/225106-beda gayakomunikasi-pria-dan-wanita.

Pease, Barbara dan Alan, Why Woman Cry, 2011, Penerjemah Syafruddin Hasani, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Susiloningsih dan Agus M. Najib, 2004. Kesetaraan Gender di Perguruan Tinggi Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga

Tannen, Deborah. 1991. You Just Don’t Understand: Women and Men in Conversation. New York: Ballantine Books.

Downloads

Published

2023-02-11

How to Cite

Munawir, M. (2023). Komunikasi Antar Jender. Ameena Journal, 1(1), 56–69. Retrieved from https://ejournal.ymal.or.id/index.php/aij/article/view/4