Konsep Tawakal Menurut Imam Ghazali dalam Kitab Ihyā ‘Ulūm Al-Dīn
Keywords:
Konsep, Ghazali, TawakkalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep tawakal menurut Imam Ghazali dalam Kitab Ihyā ‘Ulūm Al-Dīn. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif analisis, Sumber yang penulis gunakan adalah sumber tertulis yaitu data-data yang diperoleh dari hasil tela`ah dokumen, yakni berupa kitab karya Imam Ghazali, yaitu Ihyā ‘Ulūm Al-Dīn. Penulis menggunakan teknik dokumentasi. Sedangkan dalam mengambil kesimpulan peneliti menggunakan teknik kajian isi (content analysis). Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah : Konsep tawakal Imam al-Ghazali ada dua yaitu: Tawakal dapat teratur dengan ilmu yang menjadi dasar pokok dan pintu-pintu tawakal adalah iman yang paling utama adalah tauhid. Maka, dalam perspektif Imam Ghazali bahwa orang yang tawakal itu harus memiliki ilmunya dan manusia jika ingin selamat dan hendak beribadah, maka lebih dahulu harus mencari ilmu, karena ilmu itu pokok ibadah.
References
Abdul Karim, Ensiklopedi Hukum Islam, Jld 6, Jakarta: Rabbani Press, 1997.
Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali, Ihyā ‘Ulūm Al-Dīn, Jld. IV, Beirut: Dar al-Fikr, 1989.
Ahmad Thib Raya, Siti Musdah Mulia, Menyelami Seluk Beluk Ibadah dalam Islam, Bogor : Kencana, 2003.
Imam Qusyairi, Risalah al-Qusyairi, Jakarta: Pustaka Alami, 2002.
Jusuf Amir Feisal, Reorientasi Pendidikan Islam, Jakarta: Gema Insani Press, 1995.
Kholil, Metodologi Penelitian Komunikasi, Bandung: Pustaka Setia: 2006.
M. Ishom Elsaha dan Saiful Hadi, Sketsa Alquran, Jakarta: Rineka Cipta, 2005.


