Pandangan Fiqh Syāfi’iyyah Dalam Kitab Gundul Terhadap Penjualan Harta Zakat Sebelum Penunaian Zakat

Authors

  • Ibnu Mukti Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63732/aij.v2i2.70

Keywords:

Fiqh Syāfi’iyyah, Zakat, Nishāb

Abstract

Penelitian ini mengkaji pandangan Fiqh Syāfi’iyyah dalam kitab gundul terkait praktik menghindari kewajiban zakat dengan cara membelanjakan harta sebelum mencapai batas nishāb. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan metode normatif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Fiqh Syāfi’iyyah, pembelanjaan harta yang seharusnya dizakatkan sebelum menunaikan zakat dianggap haram. Prinsip ini menegaskan bahwa pembayaran zakat harus diutamakan sebelum menggunakan harta tersebut untuk keperluan lain. Pelanggaran terhadap aturan ini mewajibkan individu untuk membayar kembali jumlah zakat yang telah digunakan.

References

Abdullah al-Syarqawī, Al-Syarqawī ‘Ala al-Tahrīr, Juz. Ke-I, Mesir: Al-Babi al-Halabi, t.t.

Abu Zakaria Muhyiddin bin Syarof an-Nawawi, Al-Majmu’ Syarh Muhadzab. Jld. V, Beirut: Dar al-Fikri, 1417.

Ahmad Rofiq, Fiqh Kontekstual: Dari Normatif ke Pemaknaan Sosial, Cet. Ke-1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004

Ali Hasan, Masail Fiqhiyyah, Cet. Ke- 4, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

Farida Prihatini dkk, Hukum Islam: Zakat dan Wakaf Teori dan Prakteknya di Indonesia, Jakarta: IKAPI, 2005), h. 54.

Hikmat Kurnia dan A. Hidayat, Panduan Pintar Zakat, Cet. Ke-1, Jakarta: Kultum Media, 2008.

Ibrāhīm al-Bājūrī, Hasyiyyah al-Bājūrī ‘Ala Ibn Qāsim, Juz. Ke-I, Semarang: Hikmah Keluarga, t.t.

Jalāl al-Dīn al-Mahallī, Kanz al-Ghāribīn, Juz. Ke-2, Semarang: Toha Putra, t.t.

M. Hasbi Ash-Shiddieqy, Pedoman Zakat, Cet. Ke-7, Jakarta: Bulan Bintang, 1998.

Muhammad Daud Ali, Sistem Ekonomi Islam Zakat dan Wakaf, Cet. Ke-4, Jakarta: UI Pres, 1998.

Muhammad Ibn Qāsim al-Ghazī, Fath al-Qarīb, Juz. Ke-1, Semarang: Toha Putra, t.t

Mursyidi, Akuntansi Zakat Kontemporer, Cet. Ke-1, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2003

Movitaria, M. A., Teungku Amiruddin, Ade Putra Ode Amane, Muhammad Munir, & Qurnia Indah Permata Sari. (2024). Metodologi Penelitian. CV. Afasa Pustaka.

Sudarsono, Sepuluh Aspek Agama Islam, Cet. Ke-3, Jakarta: Rineka Cipta, 1998.

Syihāb al-Dīn Ahmad ibn Hajar al-Haitamī, Tuhfah al-Muhtāj Bisyarhi al-Minhāj, Juz. Ke-3, Bairut: Dār al-Fikr, t.t.

Tim Pengembangan Perbankan Syari’ah, Bank Syari’ah: Konsep, Produk dan Implementasi Operasional, Jakarta: Jambatan, 2001.

Yusuf Qardawi, Fiqh al-Zakat, Terj. Salman Harun, dkk “Hukum Zakat: Studi Komparatif Mengenai Status Dan Filsafat Zakat Berdasarkan Qur`an dan Hadis”, Cet. Ke-9, Bogor: Pustaka Litera Antarnusa, 2006.

Zain al-Dīn al-Malibarī, Fath al-Mu’in, Juz. II, Semarang: Toha Putra, t.th.

Zakariyya al-Ansharī, Al-Tahrīr, Jil. Ke-2, Mesir: Al-Babi al-Halabi, t.t.

Zakariyya al-Ansharī, Fath al-Wahhab Bi Syarh al-Manhāj al-Thullab, Juz. Ke-2, Bairut: Dār al-Fikr, 2007.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Mukti, I. (2024). Pandangan Fiqh Syāfi’iyyah Dalam Kitab Gundul Terhadap Penjualan Harta Zakat Sebelum Penunaian Zakat. Ameena Journal, 2(2), 213–221. https://doi.org/10.63732/aij.v2i2.70